August 11, 2015

Untuk kamu yang "galau masa depan"

Pernahkah kamu merasa bingung setelah kuliah mau apa?
Pernahkah kamu merasa hidupmu tidak jelas arahnya mau dibawa kemana?
Pernahkah kamu membandingkan dirimu dengan teman-temanmu yang sukses?
Pernahkah kamu mempertanyakan kemampuan dirimu sendiri?

Kalau iya, selamat berarti kamu berada dalam fase galau masa depan. Kenapa selamat bukannya simpati? Karena dengan galau berarti kamu memikirkan masa depanmu bukan hanya "go with the flow" dengan hidup ini. Galau masa depan pada umumnya dirasakan oleh setiap mahasiswa yang mendekati tingkat akhir, sedang mengerjakan Tugas Akhir/Skripsi, atau yang baru saja lulus a.k.a fresh graduate. Namun terlepas dari galau masa depan merupakan hal yang baik, saya ingin menjelaskan bahwa terdapat banyak orang yang salah "galau". Salah "galau" yang dimaksud yaitu misalnya seperti perasaan dimana hidup ini kosong dan hampa ketika baru saja lulus, waswas ingin segera mendapat pekerjaan yang paling prestis seantero Indonesia bahkan kalau bisa di luar negeri, tidak mau dianggap jelek oleh keluarga atau tetangga atas pekerjaan yang diambil, dsb. Perasaan-perasaan tersebut mungkin sering dirasakan banyak orang, tetapi pada dasarnya merupakan hal yang tidak baik. Orang-orang tersebut pada dasarnya masih belum mempunyai tujuan yang jelas untuk masa depannya. 

Banyak orang yang ketika lulus dan kemudian bekerja mereka tidak puas dengan keadaan dirinya dan akhirnya menyadari bahwa ini bukanlah jalan yang tepat lalu kemudian baru memikirkan langkah berikutnya. Jangan sampai kamu telat menyadari hal tersebut sehingga beberapa tahun hidupmu tidak optimal untuk mencapai tujuan hidup yang sebenarnya. Oleh karena itu pupuklah perasaan galau masa depan selagi masih di bangku perkuliahan, ketika baru saja lulus, atau baru saja mulai bekerja. Wajar kita baru memikirkan masa depan ketika sudah bekerja, karena kita belum terbayang realita kehidupan seperti apa. Namun jangan sampai kamu mengambil langkah yang berbeda 180 derajat dengan tujuanmu (contoh ekstrim misalnya kamu ingin menolong orang banyak tapi ternyata kamu justru menyengsarakan orang banyak).

Untuk membantu kamu mendefinisikan galau masa depan yang saya maksud coba pertanyakan beberapa hal ini ke dalam diri sendiri dan coba jawab. Jika kamu bisa menjawab seluruh pertanyaan dengan baik berarti rencana masa depanmu sudah jelas, namun jika belum silahkan kamu merasa "galau" dengan memikirkan jawaban yang menurutmu sesuai dengan dirimu. Jawaban pada dasarnya tidak ada yang tepat dan mungkin saja jawaban tersebut bisa berubah seiring dengan berjalannya waktu karena kamu telah menemukan hal-hal baru dalam hidupmu.
1. Apa tujuan hidup saya? Jabarkan alasannya
2. Bagaimana saya bisa mencapai tujuan saya? Sebutkan step-step nya
3. Apa saja pekerjaan yang cocok untuk mencapai tujuan saya? (coba buat beberapa pilihan)
4. Apa saya sekarang sudah berada di jalur yang benar untuk mencapai tujuan? jabarkan alasannya
5. Dalam 5/10/15/20 tahun yang akan datang saya akan jadi apa dan telah melakukan apa?

Banyak-banyak merenunglah, berpikirlah, membacalah, berdiskusilah selagi kamu masih muda dan bersemangat. Bukankah hidup ini ada untuk diisi dengan hal-hal yang bermanfaat. Jadi sebisa mungkin perjelas rencana hidupmu mulai dari sekarang sehingga manfaat yang akan kamu dapatkan menjadi maksimal pada akhirnya.

Tulisan ini saya dedikasikan untuk teman-teman saya yang masih bingung akan masa depannya (termasuk saya). Saya yakin kita semua hidup di dunia ini dengan alasan dan misi dari Allah SWT. Coba gali potensi kita dengan baik, insya Allah akan ditunjukkan jalan yang lurus untuk mencapai tujuan-tujuan kita untuk memberikan kebaikan di dunia yang fana :)


Salam Hangat,
Tessa Talitha

No comments:

Post a Comment