August 10, 2015

Langkah-Langkah Menggapai Mimpi Studi di Belanda

Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (Master/PhD Degree) sudah menjadi salah satu pilihan ketika kita lulus kuliah. Persaingan yang semakin ketat untuk mendapatkan beasiswa penuh pun menjadi tantangan ketika kita memilih untuk melanjutkan kuliah ke Luar Negeri. Semakin banyak lembaga yang menyediakan pendanaan untuk beasiswa, namun semakin banyak pula orang yang berbondong-bondong mendaftar. Mulai dari beasiswa yang berasal dari Indonesia seperti LPDP, DIKTI, Bappenas, Kominfo, dll hingga beasiswa yang berasal dari luar negeri seperti Chevening, Fullbright, Australia Scholarship Awards, World Bank, dll. Untuk sekedar memberikan gambaran, saya akan menceritakan tahap-tahap untuk menggapai studi di Luar Negeri, khususnya yaitu mengenai studi di Belanda.
Belanda merupakan salah satu negara yang paling banyak diminati oleh orang Indonesia untuk melanjutkan kuliah. Letaknya yang berada di European Union dan menawarkan banyak sekali studi dengan bahasa Inggris menjadi hal yang sangat menarik terutama bagi yang mengincar traveling ketika kuliah. Bukan hanya itu, Belanda juga menawarkan banyak program dan universitas yang sangat bagus dengan pendidikan standar internasional. Beberapa universitasnya masuk ke dalam 100 besar universitas terbaik (lihat http://www.topuniversities.com/where-to-study/region/europe/top-universities-europe dan http://cwur.org/2015/netherlands.html) dan Belanda pun memiliki reputasi yang sangat baik terkait dengan risetnya.
Belanda merupakan negara yang paling banyak menawarkan beasiswa. Setiap beasiswa memiliki karakteristik dan syarat yang berbeda-beda tergantung dengan apa yang ingin dicapai oleh lembaga tersebut. Berikut beberapa informasi beasiswa yang dapat digunakan untuk studi di Belanda bagi masyarakat umum (tidak termasuk beasiswa PNS).
1. StuNed
5. LPDP

Studi di Belanda dengan Beasiswa NFP (berdasarkan pengalaman pribadi)
NFP merupakan beasiswa yang berasal dari Nuffic Belanda, yang memiliki misi untuk mengembangkan kapasitas organisasi di NFP countries. Beasiswa ini hanya berlaku untuk lembaga-lembaga yang dianggap tidak mampu untuk membiayai pegawainya untuk berkuliah (misalnya tidak untuk orang yang bekerja di lembaga internasional, lebih detailnya bisa dibaca dalam website). Beasiswa ini juga hanya melalui penilaian dokumen saja jadi pastikan anda mengisi aplikasi anda dengan baik. Persaingan beasiswa ini cukup ketat karena berlaku untuk 51 negara termasuk Indonesia. Namun hal tersebut jangan dijadikan hambatan, karena apabila kita serius untuk mendapatkan beasiswa tersebut pasti ada jalan. Berikut merupakan tahapan penting yang perlu dipahami untuk studi di Belanda melalui beasiswa NFP:
1.    Mempersiapkan persyaratan untuk mendaftar kuliah
Untuk persyaratan sendiri biasanya berbeda-beda untuk setiap universitas dan program yang ditawarkan (bisa dilihat di https://www.studyfinder.nl/ atau di website universitas masing-masing). Walaupun berbeda, tetapi ada beberapa persyaratan yang perlu dipersiapkan untuk master degree.
·          Ijazah dan transkrip nilai yang telah ditranslate
·          Skor bahasa Inggris IELTS (pada umumnya minimal 6 atau 6,5) atau TOEFL iBT (pada umumnya minimum 80 atau 90)
·          Motivation statement
·          Recommendation letter (biasanya 2 buah)
2.    Mendaftar ke universitas pilihan
Untuk periode pendaftaran tidak sama untuk setiap universitas, namun pada umumnya untuk studi di Belanda dibuka sepanjang tahun (untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada website universitas masing-masing). Untuk prosedurnya biasanya kurang lebih sama, hanya mengisi form secara online yang telah disediakan oleh pihak universitas serta meng-upload persyaratan secara online. Setelah mendaftar, yang selanjutnya dilakukan yaitu menunggu konfirmasi oleh pihak universitas apakah anda diterima atau tidak. Biasanya kurang lebih 1 bulan lamanya tergantung universitas tempat anda mendaftar.
3.    Mendaftar beasiswa NFP
Selagi anda mendaftar ke universitas yang anda inginkan, anda bisa mulai mempersiapkan persyaratan untuk mendapatkan beasiswa. Pada umumnya persyaratan utama yang diminta kurang lebih sama dengan mendaftar kuliah, Namun untuk beasiswa NFP memberlakukan syarat dimana anda harus diterima terlebih dahulu di universitas (mendapatkan Letter of Acceptance). Pendaftaran beasiswa NFP biasanya hanya dibuka selama kurang lebih 1 bulan (harus dicek pada website universitas masing-masing karena deadline-nya kadang suka berbeda). Jadi agar persiapan aman, maka anda harus sudah diterima oleh universitas sebelum pendaftaran NFP dibuka (misalnya pendaftaran dibuka bulan april, maka anda sebaiknya maksimal mendaftar ke universitas pilihan anda pada bulan februari sehingga bulan maret sudah ada hasilnya).
Ketentuan beasiswa NFP tahun 2015 berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana persyaratan pengalaman kerja minimal sudah tidak ada (namun bukan berarti tidak penting). Yang penting untuk dipersiapkan dalam mendaftar  beasiswa NFP yaitu:
-          Employer statement
Employer statement merupakan syarat penting yang perlu diperhatikan karena beasiswa ini mengincar pengembangan organisasi. Sehingga statement dari organisasi tempat kita bernaung sangat penting untuk dapat meyakinkan pihak pemberi beasiswa. Usahakan agar tujuan anda untuk kuliah dapat memberikan kontribusi nyata pada organisasi anda.
-          Motivation
Motivation ini bukan berbentuk surat pada umumnya tetapi menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh pihak pemberi beasiswa NFP. Pertanyaannya yaitu
1. What is the issue or problem you want to address in your country? 
2. How will this course enable you to address this issue?
3. How will you address this issue with your position within your organisation?
Jawablah pertanyaan-pertanyaan tersebut sesuai dengan program yang kalian akan ambil di universitas pilihan anda karena universitas juga akan menilai form anda. Proses penilaian beasiswa ini terbagi menjadi dua tahapan besar yaitu penilaian oleh pihak universitas dan penilaian oleh kementrian luar negeri belanda. Untuk lebih lengkapnya mengenai prosedur dapat dibaca di sini dan mengenai penilaian dapat dibaca di sini.
4.    Menunggu hasil dengan terus berdoa
Setelah seluruh proses pendaftaran selesai, hal yang kemudian dilakukan hanyalah menunggu kurang lebih 1-2 bulan lamanya dari deadline pendaftaran beasiswa NFP. Perlu diingat bahwa pengumuman hasil akan diinformasikan oleh pihak universitas masing-masing dan tidak serentak. Jadi anda tidak perlu panik ketika ada teman yang berbeda universitas dengan anda mendapat informasi lebih dulu dibanding anda. Namun pemberian informasi ini hanya untuk yang diterima saja, jadi ketika sudah hampir 3 bulan anda belum juga mendapatkan kabar, maka anda mungkin tidak diterima. Namun kembali lagi ke penjelasan awal bahwa sangat banyak beasiswa yang ditawarkan untuk studi di Belanda, cobalah mendaftar yang sesuai dengan kriteria anda dan persiapkan dengan baik. Kalau anda terus berusaha pasti akan ada jalan di kemudian hari.

Selamat berjuang untuk mengejar studi di Belanda!


Tessa Talitha
ISS, Erasmus University Rotterdam (2015-2016)


2 comments:

  1. mbaaa mau tanyaaa..kalau NFP ini ga ada proses wawancara yaa?

    ReplyDelete
  2. mbaaa mau tanyaaa..kalau NFP ini ga ada proses wawancara yaa?

    ReplyDelete