September 29, 2012

Aplikasi Konsep Green Transportation dalam kehidupan Sehari-hari

             Seiring perkembangan zaman dan teknologi, mobilitas dan kegiatan masyarakat semakin bertambah, terutama di daerah perkotaan. Transportasi memegang satu peranan penting dalam mobilitas masyarakat untuk berkegiatan. Saat ini kemacetan di daerah-daerah kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan sekitarnya semakin parah. Arus kendaraan yang memenuhi jalan raya semakin padat dan juga meningkat pada saat menjelang lebaran. Aktivitas transportasi tersebut berkaitan erat dengan energi yang dikeluarkan. Dari laporan Worldwatch Institute terungkap, sistem transportasi adalah sumber emisi gas rumah kaca utama. Jumlah emisi dari sistem transportasi diperkirakan akan naik 300% pada 2050. Saat ini, sektor transportasi menyumbang 80% polutan udara berbahaya yang menyebabkan 1,3 juta kematian prematur setiap tahun.
          Saat ini diperlukan solusi yang cukup efektif untuk mengatasi permasalahan transportasi di perkotaan. Salah satu solusi yang dapat dipertimbangkan yaitu menciptakan sistem transportasi berkelanjutan atau biasa disebut “Green Transportation”. Dengan terciptanya Green Transportation diharapkan dapat mengurangi besarnya pemakaian energi terutama oleh kendaraan pribadi. Di Indonesia, masyarakat perkotaan masih memilih menggunakan kendaraan pribadi dibandingkan dengan kendaraan umum dengan berbagai pertimbangan yang dimiliki. Pada dasarnya yang paling berperan besar untuk terealisasinya Green Transportation adalah kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Untuk mengurangi besarnya pemakaian kendaraan pribadi, dapat dikeluarkan kebijakan seperti menaikkan tarif tol atau tarif parkir untuk kendaraan pribadi serta meningkatkan kualitas transportasi umum. Tujuannya adalah agar masyarakat membiasakan diri untuk menggunakan transportasi umum sehingga dapat mengurangi kemacetan serta penggunaan energi dari tingginya volume kendaraan.
          Namun, sebagai masyarakat kita tidak boleh lepas tangan dengan permasalahan transportasi yang ada dan belum dapat terselesaikan hingga saat ini. Masyarakat memiliki peran yang tidak kalah penting dengan pemerintah karena masyarakat di sini sebagai pelaku yang menjalankan konsep Green Transportation. Kesadaran dan kepedulian masyarakat akan permasalahan transportasi diperlukan demi terealisasinya konsep Green Transportation. Tidak banyak orang yang mengerti mengenai konsep Green Transportation. Salah satu sosok yang sudah tidak asing dengan konsep Green Transportation  yaitu masyarakat berpendidikan tinggi contohnya mahasiswa.
Mahasiswa memiliki potensi yang cukup besar dalam menjalankan konsep Green Transportation dalam kehidupan sehari-hari. Yang pertama yaitu mahasiswa membiasakan diri untuk menggunakan transportasi umum, jalan kaki, atau kendaraan ramah lingkungan seperti sepeda untuk berkegiatan dibandingkan dengan menggunakan kendaraan bermotor. Yang kedua yaitu mengadakan kampanye-kampanye kecil untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya Green Transportation untuk keberlangsungan hidup di masa yang akan datang. Yang ketiga yaitu mengadakan kegiatan seperti acara kampus yang bekerja sama dengan komunitas-komunitas setempat untuk mempublikasikan mengenai Green Transportation. Yang keempat mahasiswa dapat menuangkan pikiran-pikirannya dalam bentuk tulisan seperti essay dan sebagainya atau membuat video dan bekerja sama dengan media massa dalam mempublikasikan mengenai konsep Green Transportation. Masih banyak kegiatan serta inovasi lainnya yang dapat dilakukan oleh mahasiswa dengan kemampuan yang dimiliki untuk mengaplikasikan konsep Green Transportation, namun semua hal tersebut tidak akan dapat terealisasi apabila tidak terdapat kesadaran dan kepedulian yang tinggi dari dalam diri mahasiswa tersebut.
Sebagai mahasiswa dan masyarakat sipil terpelajar apabila kita sudah mengetahui apa saja permasalahan transportasi dan sadar akibatnya di kehidupan yang akan datang maka sebaiknya memberikan dukungan demi terealisasinya konsep Green Transportation. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan membiasakan diri dengan transportasi ramah lingkungan walaupun cukup sulit pada awalnya namun seiring dengan berjalannya waktu akan dapat berjalan dengan baik karena suatu langkah yang besar dimulai dari langkah-langkah kecil terlebih dahulu. Kebijakan yang telah dan akan dikeluarkan pemerintah untuk mengatasi permasalahan transportasi tidak akan terealisasi dengan baik apabila kita yang menjalaninya tidak sesuai dengan keadaan semestinya. Dengan pengetahuan dan pemahaman akan Green Transportation serta kesadaran mengenai permasalahan transportasi berakibat buruk untuk kehidupan manusia maka satu hal yang harus kita semua jawab, “Apakah kita mau mencoba mengatasi permasalahan ini atau kita mau membiarkan semua masalah ini semakin besar nantinya?”